##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Yulia Safitri

Abstract

Meningkatnya jumlah kasus gizi buruk di Kecamatan Selemadeg menunjukkan bahwa permasalahan gizi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Kejadian gizi buruk terjadi karena ketidaktahuan dan/atau ketidakmampuan  menyiapkan MPASI yang dapat memenuhi kebutuhan gizi seimbang dan higienis. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi bagaimana pengetahuan ibu digambarkan dan praktik pemberian makan pada anak usia 12-24 bulan dengan gizi buruk di Kecamatan Selemadeg. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai anak usia 12-24 bulan di Kecamatan Selemadeg. Teknik pengambilan sampel adalah Total Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 63 orang. Penelitian menemukan bahwa tidak ada responden yang berada pada kategori pengetahuan kurang dan kategori praktik kurang. Hasil tingkat pengetahuan responden berada pada kategori baik sebanyak 90,47%, tingkat praktik sebagian besar (60,3%) berada pada kategori sedang. Sebanyak 54% ibu yang berpengetahuan baik memiliki tingkat praktik sedang. Saran kepada petugas kesehatan untuk memberikan edukasi dan demonstrasi mengenai praktik pemberian makan, khususnya mengenai cara penyajian.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##