##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Maria Pujiastuti

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia yang menempati peringkat kedua dunia dengan beban kasus TB tertinggi setelah India. Di Kota Palangka Raya, capaian keberhasilan pengobatan TB masih berada di bawah target nasional, sehingga peran Pengawas Menelan Obat (PMO) menjadi krusial dalam mendukung kepatuhan pasien menjalani pengobatan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan efektivitas PMO dari anggota keluarga terhadap keberhasilan pengobatan TB. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif observasional analitik dengan metode kohort retrospektif pada pasien TB yang telah menyelesaikan pengobatan di seluruh Puskesmas Kota Palangka Raya periode 2023–2024. Sampel dipilih secara purposive sampling sebanyak 174 pasien (87 kelompok PMO keluarga. Analisis data menggunakan uji Chi-square, Relative Risk, dan regresi logistik. Hasil menunjukkan tingkat keberhasilan pengobatan PMO keluarga berada pada kategori baik(p<0,05). penguatan kapasitas PMO keluarga perlu menjadi prioritas program pengendalian TB di Kota Palangka Raya.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##