Tingkat Pengetahuan Tentang Tuberkulosis Paru Dengan Kepatuhan Konsumsi Obat Anti Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Kampung Baru Kota Tanjung Balai
##plugins.themes.bootstrap3.article.main##
Abstract
Tuberkulosis paru adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB Paru (Mycobacterium TB Paru).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang Tuberkulosis Paru dengan Kepatuhan konsumsi Obat Anti Tuberkulosis Paru di Puskesmas Kampung Baru Kota Tanjungbalai tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah survey yang bersifat analisis korelasi dengan desain cross-sectional study. Alat pengumpul data yang digunakan adalah kuesioner. Jumlah sampel yang digunakan adalah 40 orang. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas tingkat pengetahuan adalah cukup yaitu 19 orang (47,5%), dan minoritas tingkat pengetahuan adalah kurang yaitu 10 orang (25%). Mayoritas kepatuhan konsumsi obat anti tuberkulosis paru adalah patuh yaitu 21 orang (52,5%), dan minoritas kepatuhan konsumsi obat anti tuberkulosis paru adalah tidak patuh yaitu 19 orang (47,5%). Ada tingkat Pengetahuan tentang Tuberkulosis Paru dengan Kepatuhan konsumsi Obat Anti Tuberkulosis Paru di Puskesmas Kampung Baru Kota Tanjungbalai tahun 2023, hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p=0,003 (p<0.05). Kepada Tenaga Kesehatan terkait diharapkan agar semakin meningkatkan kegiatan penyuluhan tentang Tuberkulosis Paru dan Obat Anti Tuberkulosis Paru. Kepada Masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kampung Baru Kota Tanjungbalai, diharapkan agar menjaga kepatuhan dalam mengkonsumsi Obat Anti Tuberkulosis Paru.
##plugins.themes.bootstrap3.article.details##
Notoatmodjo, Soekidjo. (2010). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku ,Jakarta : P.T Rineka Cipta.
Profil Kesehatan Indonesia.(2020). Jakarta.
Riduwan,(2007).Rumusdan Data dalam Analis Statistik.Cetakan ke-2. Bandung: Alfabet.
Riskesdas.(2018). Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar. Jakarta.
Sarwono, S, 2006. Sosiologi Kesehatan. Jogjakarta :Gajah Mada University Press.
WHO.Global Tuberkulosis Control : WHO Report 2011.