##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Elsa Rizky Safitri Matondang
Chairul Munir
Jefri Banjarnahor
Moris Delmi Hawa

Abstract

Kondisi gawat darurat merupakan kondisi yang bisa terjadi kapan saja dan dimana saja, mengancam nyawa serta dapat menimbulkan ancaman kecatatan. Menjadi penting bagi setiap pribadi manusia baik sebagai orang awam ataupun tenaga dengan keahlian khusus untuk mampu memberikan pertolongan pada kondisi gawat darurat. Pertolongan pada kondisi gawat darurat dapat dilakukan dengan memberikan bantuan hidup dasar meliputi mengenali tanda-tanda henti jantung dan segera mengaktifkan sistem respon kegawatdaruratan, segera melakukan resusitasi jantung paru (RJP)Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan salah satu upaya pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa sekolah menengah pertama (SMP) dalam memberikan pertolongan pertama pada situasi darurat. Artikel ini menjelaskan pelaksanaan program pelatihan BHD yang melibatkan siswa di SMPN 26 Medan, Indonesia. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan tindakan BHD seperti resusitasi jantung paru (RJP) dan penanganan korban pingsan. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun generasi muda yang tanggap dan terampil dalam menghadapi keadaan darurat medis

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##