##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Corry Nova Adelina Manurung
Era Zana Nisa
Lina Rizki

Abstract

Masalah gizi pada bayi dan balita merupakan isu kesehatan masyarakat yang masih belum tertangani dengan baik. Kekurangan gizi pada usia dini dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang berpotensi berlanjut hingga dewasa. Masa 0-24 bulan dikenal sebagai periode emas dalam tumbuh kembang anak, sehingga pemberian nutrisi yang tepat menjadi faktor penting dalam mendukung kesehatan dan pertumbuhan optimal. Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang sesuai standar gizi sangat berpengaruh terhadap status gizi bayi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu dalam memberikan MP-ASI melalui metode penyuluhan kesehatan berbasis Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) di Puskesmas Padang Bulan, Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan, banyak ibu yang kurang memahami tahapan pemberian MP-ASI, terutama dalam memilih jenis makanan yang tepat. Setelah dilakukan penyuluhan dengan metode interaktif dan pemberian leaflet, terjadi peningkatan pemahaman yang signifikan, dibuktikan dengan hasil evaluasi kuesioner yang menunjukkan peningkatan skor pengetahuan. Oleh karena itu, program edukasi MP-ASI ini perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman ibu dalam memberikan asupan gizi yang sesuai bagi bayi usia 6-24 bulan.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##