Pemberdayaan Guru: Meningkatkan Literasi Bahasa Inggris melalui Membaca Ekstensif
##plugins.themes.bootstrap3.article.main##
Abstract
Kemampuan literasi bahasa Inggris menjadi kunci penting dalam meningkatkan akses siswa terhadap pengetahuan global, khususnya di daerah terpencil seperti Pulau Timor. Tantangan keterbatasan bahan bacaan, minimnya pelatihan guru, serta rendahnya minat membaca mendorong perlunya pendekatan inovatif. Kegiatan Extensive Reading Workshop yang diselenggarakan oleh Universitas Katolik Widya Mandira bekerja sama dengan Extensive Reading Foundation (ERF) dan Indonesian Extensive Reading Association (IERA) bertujuan untuk membekali para guru dan dosen dengan strategi membaca ekstensif (ER) yang kontekstual dan aplikatif. Melalui delapan sesi pelatihan yang interaktif, peserta dikenalkan pada prinsip dasar ER, pemanfaatan platform digital XReading, serta integrasi nilai-nilai lokal dalam pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep ER, serta kemampuan mereka dalam merancang implementasi yang sesuai dengan jenjang dan konteks pendidikan masing-masing. Selain itu, munculnya komunitas praktisi ER di Pulau Timor menjadi langkah awal yang menjanjikan dalam membangun budaya literasi berkelanjutan. Pendekatan ini terbukti relevan dalam mendorong pembelajaran yang bermakna, dan berorientasi pada pengembangan siswa sebagai pembaca mandiri.